Timika, Torangbisa.com — Dimomen HUT Basarnas ke-54, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika tetap berkomitmen untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan Search and Rescue (SAR) di wilayah Kabupaten Mimika sepanjang tahun 2026.
Upaya ini dilakukan melalui penguatan kapasitas personel, optimalisasi sarana dan prasarana, serta mempererat sinergi lintas sektor bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh potensi SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., menyampaikan bahwa tantangan geografis Mimika yang luas dan memiliki banyak daerah terpencil membutuhkan strategi penanganan kedaruratan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Basarnas Timika berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan SAR dengan meningkatkan kemampuan personel, memaksimalkan peralatan pendukung, serta membangun kolaborasi yang solid dengan seluruh mitra kerja,” ujar Wayan.
Dalam rangka mempercepat response time pada situasi darurat, Basarnas mengedepankan strategi kolaboratif dengan memanfaatkan berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara, sesuai kondisi medan di lapangan.
Selain itu, Basarnas juga menaruh perhatian pada optimalisasi teknologi komunikasi dan informasi sebagai bagian penting dalam mempercepat pelaporan kejadian serta koordinasi operasi penyelamatan.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat Mimika, sekaligus memastikan penanganan kedaruratan dapat dilakukan secara profesional, cepat, dan efektif, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Dengan kesiapsiagaan yang terus diperkuat, Basarnas Timika siap menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan penyelamatan di Kabupaten Mimika sepanjang tahun 2026.














