Religi

Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Jamaah Umroh Asal Mimika Ditunda Sementara

×

Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Jamaah Umroh Asal Mimika Ditunda Sementara

Sebarkan artikel ini
Operator MPP Kemenag Mimika, Haji Nastur (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui operator Mall Pelayanan Publik (MPP) Kementerian Agama bidang Haji dan Umroh memutuskan menunda sementara keberangkatan jamaah umroh asal Mimika.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap situasi konflik yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah guna menjamin keselamatan para jamaah.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Operator pelayanan Haji dan Umroh Kementerian Agama di MPP Mimika, Haji Nastur, saat ditemui awak media di dukcapil, Kamis (12/3/2026) menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah pemerintah untuk memastikan keselamatan masyarakat yang hendak menunaikan ibadah.

“Untuk sementara ini, keberangkatan umroh kami bending dulu karena kita melihat situasi dan kondisi di Timur Tengah yang cukup mengganggu. Pemerintah ingin memastikan perjalanan ibadah warganya aman dan terkendali,” ujar Haji Nastur.

Ia menambahkan, bagi jamaah umroh asal Mimika yang saat ini sudah berada di Tanah Suci, pemerintah mengimbau agar tetap tenang dan mengikuti seluruh arahan resmi dari pemerintah maupun pihak penyelenggara perjalanan.

“Yang sudah berada di sana, kami minta bersabar dan mengikuti apa pun yang disampaikan pemerintah agar perjalanan pulangnya tetap dalam kondisi aman,” katanya.

Sementara itu, untuk pemberangkatan jamaah haji asal Mimika pada musim haji tahun 2026 dipastikan masih dalam kondisi aman.

Menurutnya, jalur penerbangan jamaah haji tidak melintasi wilayah yang terdampak konflik sehingga tidak mengganggu rencana keberangkatan.

“Alhamdulillah, untuk haji sementara ini aman karena rute penerbangannya jauh dari jangkauan wilayah konflik. Insyaallah perjalanan akan berlangsung lancar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, jadwal keberangkatan jamaah haji diperkirakan dimulai pada akhir Maret atau awal April 2026, setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Saat ini tercatat sekitar 120 calon jamaah haji asal Mimika yang akan diberangkatkan. Jumlah tersebut mengalami perubahan dari rencana awal sebanyak 146 orang karena sistem pendaftaran haji kini bersifat nasional.

“Sekarang pendaftaran haji itu nasional. Orang bisa mendaftar di mana saja, tetapi tetap berangkat dari kampung halamannya masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Haji Nastur juga menjelaskan bahwa proses pendaftaran haji kini semakin mudah. Calon jamaah hanya perlu memenuhi beberapa persyaratan dasar untuk mendapatkan nomor porsi keberangkatan.

“Pertama harus memiliki tabungan haji minimal Rp25 juta. Kemudian membawa KTP, kartu keluarga, dan ijazah untuk melengkapi data. Setelah itu langsung terdaftar dan mendapatkan porsi tunggu keberangkatan ke Mekkah dan Madinah,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji maupun umroh.

“Kami siap melayani masyarakat dan memastikan perjalanan ibadah mereka berjalan dengan aman dan nyaman,” tutupnya.

Religi

Timika, Torangbisa.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali terlihat di Kabupaten Mimika. Lembaga Amil Zakat (LAZ) Assalaam Timika menyalurkan bantuan kepada 25 warga yang terdiri dari anak yatim, janda, dan mualaf dalam kegiatan berbagi Ramadan yang digelar di Masjid Asy-Syuhada, Jalan Singaraja, Selasa (10/03/2026).