Timika, Torangbisa.com – Warga Kampung Tunas Matoa, Distrik Kwamki Narama kini bisa mendapatkan bantuan rumah atas penantian panjang mereka akan tempat tinggal yang layak akhirnya terwujud setelah Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika menyerahkan bantuan 11 unit rumah layak huni.
Tokoh masyarakat Kampung Tunas Matoa, Max Edward Jikwa, mengungkapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan rasa syukur kepada Tuhan atas bantuan rumah yang diterima.
”Kami sangat berterima kasih kepada Pemda Mimika atas bantuan 11 unit rumah ini. Ini adalah bukti perhatian pemerintah kepada masyarakat Kampung di Tunas Matoa,” ujarnya.
Edward Jikwa juga mengingatkan kepada warga yang mendapatkan rumah agar menjaga dan merawat yang ditandai dengan penandatanganan pernyataan sikap oleh penerima bantuan.
”Pernyataan ini saya buat agar masyarakat bisa menjaga dan merawat rumah ini dengan baik. Jika ada yang menjual atau menggunakan rumah ini untuk hal-hal yang tidak baik, maka akan ada konsekuensinya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Edward Jikwa berharap agar Pemda Mimika dapat terus memberikan perhatian kepada Kampung Tunas Matoa, terutama dalam hal pembangunan perumahan.
Bantuan rumah merupakan bagian dari program Pemda Mimika untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu.
Diharapkan, dengan adanya bantuan ini, masyarakat Kampung Tunas Matoa dapat hidup lebih nyaman dan sejahtera.
”Saat ini masih ada sekitar 70-an keluarga di Kampung Tunas Matoa yang membutuhkan rumah. Kami berharap Bapak Bupati dan Wakil Bupati dapat melihat langsung kondisi ini dan memberikan bantuan lagi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Distrik Kwamki Narama, Edwin Habuebi, menyampaikan apresiasi bantuan 11 unit rumah yang diberikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika kepada masyarakat Kampung Tunas Matoa.
Bantuan ini diserahkan dalam acara syukuran yang digelar pada Jumat (21/11/2025) di Kampung Tunas Matoa.
”Bantuan 11 unit rumah ini merupakan bagian dari program Bapak Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk menyentuh masyarakat yang belum memiliki rumah di wilayah Distrik Kwamki Narama,” ujar Edwin.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan ini adalah hasil dari doa dan perjuangan masyarakat, serta upaya komunikasi yang baik antara mantan kepala kampung dengan Pemda Mimika, khususnya Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan.
Edwin berharap agar masyarakat yang telah menerima bantuan rumah dapat menjaga fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah.
Bantuan rumah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Distrik Kwamki Narama, serta menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
”Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat memiliki tempat tinggal yang layak di Kampung Tunas Matoa,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Vicaris Mekiel Tabuni, M. Th, selaku Pembantu Gembala di GKII Jemaat Matoa mengucapkan rasa syukur atas bantuan rumah kepada masyarakat Kampung Tunas Matoa.
“Kami dari pimpinan gereja wilayah dua Papua Tengah, khususnya Jemaat GKII Matoa, sangat bersyukur. Sebagai masyarakat, kami berterima kasih karena menerima bantuan rumah dari pemerintah kabupaten melalui dinas perumahan,” ujarnya dengan haru.
Acara syukuran atas bantuan ini semakin istimewa dengan kehadiran Kepala Distrik Kwamki Narama yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan spiritual.
“Dengan adanya rumah ini, jemaat kami bisa beribadah dengan tenang dan menjadikan tempat ini sebagai ruang untuk bertemu dengan Tuhan,” lanjut Vicaris Mekiel Tabuni.
Bantuan rumah ini menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal tempat tinggal yang layak.
Jemaat GKII Matoa berharap agar kerjasama yang baik antara pemerintah dan gereja terus berlanjut.
“Kami berharap kedepannya terus terjalin kerjasama yang baik antara pemerintah dan gereja untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya, selain rumah,” pungkasnya.














