Religi

Gelar Pertemuan DMI Bersama IKDMI Mimika Matangkan Tahrib Ramadan 2026, Perkuat Sinergi Antarumat

×

Gelar Pertemuan DMI Bersama IKDMI Mimika Matangkan Tahrib Ramadan 2026, Perkuat Sinergi Antarumat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman, Ketua IKDMI Kabupaten Mimika, H. Munir, S.HI, Ketua DMI Kabupaten Mimika, Kiai Haji Abd. Muthalib Elwahan (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika bersama Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (IKDMI) Kabupaten Mimika menggelar rapat penguatan dalam rangka memantapkan rencana kegiatan Tahrib Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Rapat tersebut berlangsung di Front One Hotel Timika di Jalan Hasanuddin, Senin (26/01/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Ketua IKDMI Kabupaten Mimika, H Munir, SHI mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk menyusun dan mematangkan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama bulan suci Ramadan.

DMI dah IKDMI telah sepakat untuk memantapkan persiapan menyambut Ramadan dengan menyusun kegiatan-kegiatan selama bulan suci.

“Alhamdulillah, hari ini kita mengadakan pertemuan penguatan untuk memantapkan rencana acara Tahrib Ramadan yang akan dilaksanakan selama bulan Ramadan,” kata H. Munir.

Ia menjelaskan, seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk menyukseskan pelaksanaan Tahrib Ramadan agar berjalan tertib, terarah, dan memberi manfaat bagi umat.

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika, Abd. Muthalib Elwahan, BA menyampaikan bahwa kegiatan Tahrib Ramadan tidak hanya bersifat tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan, baik antarumat Islam maupun dengan umat beragama lainnya di Kabupaten Mimika.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk kepentingan kebersamaan, dengan tujuan memperbaiki kondisi-kondisi yang mungkin selama ini belum berjalan selaras. Kita cocokkan agar semuanya bisa berjalan dengan baik, sehingga Ramadan tahun ini bisa membawa manfaat yang lebih besar,” jelasnya.

Menurutnya, secara struktural DMI dari pusat hingga daerah membawahi seluruh masjid dan memiliki badan otonom, salah satunya IKDMI yang menaungi para khatib.

Oleh karena itu, penertiban pelaksanaan tugas-tugas keagamaan selama Ramadan menjadi fokus utama, khususnya yang berkaitan dengan khatib dan penceramah.

“Melalui Tahrib Ramadan, kita ingin membangun kembali sinergitas, menertibkan pelaksanaan tugas-tugas selama Ramadan, seperti pengaturan suara azan, waktu ceramah, serta kesepakatan tema khutbah. Harapannya, selama 30 hari Ramadan, jamaah mendapatkan materi ceramah yang terarah dan memiliki konsep yang sama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keseragaman tema dan pengaturan waktu ceramah antara Maghrib, Isya, hingga pelaksanaan salat Tarawih menjadi perhatian agar jamaah tetap nyaman, mengingat perbedaan usia dan kondisi fisik masing-masing.

Selain itu, DMI juga akan berperan sebagai filter terhadap penceramah atau imam yang didatangkan dari luar daerah. Pendataan dan verifikasi akan dilakukan untuk mencegah masuknya paham-paham yang tidak sejalan dengan ajaran Islam yang moderat.

“Setiap penceramah dari luar akan didata dan diverifikasi oleh DMI. Ini penting agar tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan, termasuk masuknya aliran-aliran menyimpang. DMI menjadi pintu filter demi menjaga ketenangan dan kenyamanan umat,” pungkasnya.

Dengan adanya rapat penguatan ini, IKDMI dan DMI Kabupaten Mimika berharap pelaksanaan Ramadan 2026 dapat berlangsung tertib, khusyuk, serta semakin mempererat kebersamaan umat di Kabupaten Mimika.