Sosial

Gaungkan “Salam Harmoni” pada Festival Pasar Imlek, Bupati Rettob: Tahun Harmoni, Kita Menunjukkan Keharmonisan dan Kebersamaan di Tengah Keberagaman

×

Gaungkan “Salam Harmoni” pada Festival Pasar Imlek, Bupati Rettob: Tahun Harmoni, Kita Menunjukkan Keharmonisan dan Kebersamaan di Tengah Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Forkompinda saat menghadiri Festival Pasar Imlek (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) kabupaten Mimika membuka Festival Pasar Imlek yang digelar di Jalan Budi Utomo, Ruko Baru depan Kopi Mulo, Minggu (15/02/2026).

Dalam festival kuliner itu dihadiri oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang mana dalam kesempatannya Bupati Johannes Rettob mengatakan, tahun 2026 merupakan tahun yang istimewa karena berbagai momentum keagamaan besar dirayakan secara berdekatan.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Ia menyebut, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dirayakan pada 17 Februari, disusul umat Muslim yang memasuki Bulan Suci Ramadan, umat Kristiani yang memasuki masa Prapaskah, serta umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka.

“Ini tahun harmoni, tahun di mana kita benar-benar menunjukkan keharmonisan dan kebersamaan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada PSMTI atas terselenggaranya Festival Pasar Imlek yang dinilai bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Festival tersebut melibatkan 38 stan UMKM. Bupati mengungkapkan bahwa jumlah UMKM di Mimika saat ini mencapai 1.580 pelaku usaha, dengan 870 di antaranya telah terdaftar resmi secara online.

“UMKM ini harus kita fasilitasi bersama. Ekonomi Mimika harus terus kita dorong agar semakin baik ke depan,” katanya.

Selain itu, Johannes Rettob juga mendorong PSMTI dan seluruh kerukunan yang ada di Mimika untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan event berskala lebih besar, seperti “Mimika Fair”.

Ia mencontohkan Jakarta Fair yang berkembang menjadi ajang promosi dan perdagangan berskala nasional.

Menurutnya, Mimika memiliki potensi besar untuk menggelar kegiatan serupa guna mempromosikan produk lokal maupun industri yang ada.

“Kita bikin Mimika Fair. Bukan hanya UMKM, tapi juga produk-produk industri dan potensi daerah kita tampilkan. Kita buat harga terjangkau, kita buat lebih besar dan lebih lama,” usulnya.

Di akhir sambutan, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh umat beragama yang merayakan hari besar keagamaan pada periode tersebut.

“Selamat Tahun Baru Imlek, selamat memasuki Bulan Ramadan, selamat memasuki masa Prapaskah, dan selamat menyambut Hari Raya Nyepi. Semoga kita semua mendapatkan kebahagiaan, kedamaian, dan keharmonisan,” tutupnya.