Pendidikan

Field Trip ke BMKG, Siswa SATP Belajar Langsung Tentang Cuaca

×

Field Trip ke BMKG, Siswa SATP Belajar Langsung Tentang Cuaca

Sebarkan artikel ini
Siswa Sekolah Asrama Taruna Papua Berfoto Bersama Usai Kunjungan Edukasi ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika di Timika (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Puluhan siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) melakukan kunjungan edukasi ke Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Timika, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan (field trip) agar siswa dapat mengenal secara langsung tentang cuaca, iklim, serta berbagai peralatan yang digunakan BMKG.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Guru pendamping Sekolah Asrama Taruna Papua, Anaice Pigai, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memperluas wawasan siswa, sehingga mereka tidak hanya belajar teori di dalam kelas.

“Tujuannya agar anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengenal dunia luar. Dengan berkunjung ke BMKG, mereka bisa belajar tentang cuaca, iklim, serta mengenal alat-alat yang digunakan di sini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, materi mengenai cuaca dan lingkungan juga termasuk dalam pembelajaran di sekolah. Hal itu berkaitan dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang dipelajari siswa kelas 1.

“Di kelas 1 mereka akan belajar tentang cuaca dan lingkungan. Jadi kunjungan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran yang akan mereka pelajari pada semester ini,” jelasnya.

Menurut Anaice, para siswa terlihat sangat antusias mengikuti kunjungan tersebut karena dapat merasakan suasana belajar yang berbeda dari biasanya.

“Respon siswa sangat gembira karena mereka bisa keluar dari lingkungan sekolah dan berkunjung langsung ke tempat yang berbeda. Pembelajaran seperti ini terasa lebih bermakna bagi mereka,” katanya.

Ia menambahkan, siswa yang mengikuti kegiatan ini merupakan siswa kelas 1 sekolah dasar yang tinggal di asrama. Di sekolah tersebut, para siswa sudah mulai tinggal di asrama sejak kelas 1 sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan kemandirian.

“Dari kelas 1 mereka sudah tinggal di asrama. Aktivitas mereka juga diawasi oleh para pembina,” ujarnya.

Selain itu, sekolah juga menerapkan metode pembelajaran Montessori Method khususnya untuk siswa kelas awal, agar proses belajar lebih mudah dipahami melalui pendekatan konkret.

Kegiatan kunjungan belajar ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari program sekolah. Untuk tahun ini, siswa kelas 1 mengunjungi BMKG, sementara sebagian siswa kelas 2 melakukan kunjungan ke instansi lain di Timika.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 78 peserta yang terdiri dari siswa dan pendamping ikut serta mengikuti pembelajaran lapangan tersebut.