Timika, Torangbisa.com – Guna mencegah korupsi di wilayah Papua Tengah, Gubernur, Meki Frits Nawipa mempunyai dua standar utama bagi ASN yang akan menjadi pimpinan OPD di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah selama masa kepemimpinannya.
Dua standar utama tersebut yakni, ASN harus bisa memberi 10 persen penghasilan untuk Tuhan dan aktif di kegiatan gereja.
“Saya mau pasang standar, kalau mau jadi kepala dinas, sayarat dua saja harus tahu kasih 10 persen untuk Tuhan. Kalau dia bisa kasih untuk Tuhan pasti dia tidak curi di kantor. Kalau dia tidak kasih untuk Tuhan, berarti Tuhan saja dia tipu apalagaia manusia.
Yang kedua, ASN wajib aktif di gereja. Kalau aktif di gereja dia pasti takut Tuhan, keluarganya bagus, nanti di kantor juga bagus. Berpendidikan tinggi tapi tukang tipu sama saja. Yang terpenting itu jujur, bisa dipercaya dan punya kemampuan,” ungkap mantan Bupati Paniai ini dalam sambutananya saat acara Sykuran Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mimika di Lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kamis (27/3/2025).
Ia juga berharap Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong juga melakukan hal yang sama.
“Saya berharap Pak John ini kesempatan untuk rekonsiliasi, bersatu saya pikir bapak berdua ini Tuhan yang pilih, kalau Tuhan tidak mau pilih mungkin bapak tidak ada di tempat ini, tapi kalau Tuhan mau pilih semua masalah selesai,” ujarnya.
Ia berpesan kepada seluruh ASN di lingkup Pemkab Mimika untuk tidak berkelahi karena jabatan dan uang, karena uang dan jabatan akan berakhir.
“Saya mau minta dari lubuk hati paling dalam, orang Mimika tidak usah berkelahi hanya karane jabatan, hanya karena uang. Uang akan berakhir, jabatan akan berakhir, hidup dan umur akan berakhir tapi persahabatan, persaudaraan itu akan kekal selamanya,” ucapnya.