Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Bocah 3 Tahun Diduga Tenggelam di Kali Selamat Datang SP 2 Timika, Tim SAR Lakukan Pencarian

×

Bocah 3 Tahun Diduga Tenggelam di Kali Selamat Datang SP 2 Timika, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
Dua personil SAR saat melakukan pencarian dilokasi yang diduga korban hilang disaksikan oleh warga (foto: Istimewa/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Seorang anak berusia tiga tahun bernama Merida dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Kali Selamat Datang, SP 2, Timika, pada Rabu (16/4/2025) sekitar pukul 16.00 WIT.

Informasi awal diperoleh dari laporan ibu korban, Jera, yang menghubungi petugas jaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika.

Ia menyampaikan bahwa saat kejadian, Merida sedang berenang bersama saudaranya di kali tersebut.

Namun, ketika sang saudara meninggalkan lokasi untuk sesaat dan kembali, Merida sudah tidak terlihat lagi.

Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Mendapat laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian.

Tim SAR dilengkapi dengan peralatan selam dan Aqua Eye, alat pendeteksi benda di dalam air, guna mempercepat proses pencarian.

Hingga pukul 18.30 WIT, pencarian masih belum berhasil menemukan korban. Rencananya, operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Kamis pagi (17/4/2025) sebagai bagian dari rencana pencarian hari kedua.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Polres Mimika Personil Gabungan Gabungan dari Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako bersama Satpol PP Kab. Mimika serta dari Pom Lanal Timika yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako Iptu. Fits Gerald. N. Nanlohy Melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Razia Miras Lokal sehubungan adanya kedatangan Kapal penumpang KM. Leuser dari Dobo / Tual.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Prosesi perdamaian adat antara pihak yang bertikai di Distrik Kwamki Narama berlangsung aman dan lancar. Perdamaian yang disaksikan langsung oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Kabupaten Mimika, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah provinsi ini diharapkan menjadi akhir dari konflik perang suku yang selama ini terjadi di wilayah tersebut.