Asmat, Torangbisa.com – Seorang anak laki-laki berinisial Yohanes (3) dilaporkan tenggelam di Sungai Ewer, Kabupaten Asmat, pada Selasa (17/02) sore.
Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (18/02) pagi.
Informasi yang diterima menyebutkan, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIT saat korban sedang bermain di tepi sungai bersama teman-temannya.
Tanpa diduga, korban terjatuh ke sungai dan terseret arus. Pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan.
Laporan resmi kemudian disampaikan oleh Syarif, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), kepada petugas jaga Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat pada Rabu pagi (18/02).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Koordinator Pos SAR Asmat, Wagianto, segera mengerahkan tim SAR gabungan menuju lokasi kejadian.
Tim yang terlibat terdiri dari Rescuer Pos SAR Asmat, TNI AL, Polairud, serta keluarga korban. Pencarian dilakukan menggunakan RIB 85 PK Basarnas dan RIB 250 milik TNI AL dengan menyisir area sungai secara intensif.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 08.25 WIT. Korban ditemukan oleh keluarga yang turut serta dalam proses pencarian dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya, korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke RSUD Kabupaten Asmat untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses serah terima, operasi SAR dinyatakan diusulkan untuk ditutup.
Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas kerja sama dalam operasi pencarian tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat beraktivitas di sekitar perairan yang berisiko.















