Timika, Torangbisa.com — Aktivitas masyarakat di wilayah perairan Mimika menjadi perhatian serius Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Mimika. Selain menjaga keamanan perairan, personel juga aktif mengingatkan nelayan dan warga pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca serta potensi bahaya di laut.
Upaya tersebut dilakukan melalui patroli rutin yang digelar setiap pekan. Dalam patroli, personel tidak sekadar melakukan pemantauan wilayah, tetapi juga menyambangi kampung-kampung pesisir dan berkomunikasi langsung dengan nelayan yang ditemui di sepanjang jalur pelayaran.
Kasat Polairud Polres Mimika, Iptu Kristianus Psakor, SH, mengatakan kegiatan patroli merupakan agenda rutin yang terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah perairan.
“Patroli ini sudah rutin kita lakukan setiap minggu. Dalam patroli, kita juga menyambangi setiap kampung atau nelayan yang melintas di wilayah tersebut,” ujar Iptu Kristianus, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, kondisi perairan Mimika yang dapat berubah sewaktu-waktu membuat masyarakat, khususnya nelayan, harus selalu memperhatikan situasi sebelum melaut. Cuaca dan kondisi gelombang menjadi salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan ketika masyarakat menjalankan aktivitas di laut.
Karena itu, setiap kali melakukan patroli, personel Polairud turut memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan.
“Kita memberikan imbauan kepada warga maupun nelayan yang ada di Poumako agar mereka melihat situasi dan kondisi laut seperti apa. Mereka bisa mencari nafkah, menjaring, tetapi yang terutama harus menjaga keselamatan,” katanya.
Imbauan serupa juga diberikan kepada warga yang bermukim di sekitar pesisir pantai maupun bantaran sungai. Masyarakat diminta tidak lengah ketika melakukan aktivitas di dekat perairan karena terdapat potensi ancaman dari predator yang dapat membahayakan keselamatan.
“Warga yang tinggal di sekitar pesisir pantai dan sungai juga kita imbau untuk berhati-hati. Kadang mereka tidak menyadari kalau ada predator-predator yang memang mengintai,” jelasnya.
Ke depan, pengawasan tidak hanya difokuskan pada wilayah yang selama ini menjadi rute patroli. Sat Polairud Polres Mimika tengah menyiapkan rencana untuk memperluas jangkauan patroli hingga wilayah Amar.
Jika rencana tersebut direalisasikan, personel akan menyusuri sejumlah kampung pesisir yang berada dalam jalur patroli, mulai dari Amar, Ipaya, Kokonao, Keakwa, Timika Pantai, Atuka hingga Poumako.
“Kita sudah dalam perencanaan untuk melaksanakan patroli sampai kurang lebih di Amar. Dari Amar kita akan menyambangi beberapa kampung, yakni Amar, Ipaya, Kokonao, Keakwa, Timika Pantai, Atuka dan masuk Poumako,” ungkap Iptu Kristianus.
Perluasan rute tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan persoalan keamanan maupun kondisi yang berpotensi membahayakan masyarakat di wilayah perairan.
Dalam mendukung pelaksanaan patroli, kondisi kapal menjadi salah satu faktor penting. Namun, hingga saat ini, Polairud menyebut tidak menemukan kendala berarti dalam menjalankan kegiatan pengawasan.
“Sejauh ini tidak ada kendala. Kita masih tetap rutinitas seperti biasa. Kalau kondisi kapal kita bagus, pasti kita lancar-lancar saja melaksanakan patroli,” tuturnya.
Selain menjalankan patroli dan memberikan imbauan keselamatan, Sat Polairud Polres Mimika juga memiliki peran dalam penanganan apabila terjadi kecelakaan di laut.
Dalam situasi tersebut, Polairud akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban.
“Kalau ada kecelakaan atau laka laut, kita pasti koordinasi dengan pihak Basarnas. Nanti bersama-sama melakukan operasi pencarian,” pungkasnya.
Dengan patroli rutin yang terus berjalan serta rencana perluasan rute hingga Amar, Polairud Polres Mimika berupaya memperluas jangkauan pengawasan sekaligus membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan merupakan hal utama dalam setiap aktivitas di laut dan wilayah pesisir.
















