TIMIKA, (torangbisa.com) – Seorang pria berinisial G.G.M. (22) ditemukan meninggal dunia di samping lapak penjual pinang di Jalan Irigasi, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu malam (15/7/2026).
Polres Mimika bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Mimika.
Penanganan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han. Turut hadir Kapolsek Mimika Baru AKP Matinetta, S.E., bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Mimika, personel Satreskrim, Polsek Mimika Baru, dan Sat Intelkam.
Informasi mengenai penemuan korban diterima polisi sekitar pukul 19.25 WIT. Personel Sat Intelkam segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.
Selanjutnya, personel Polsek Mimika Baru mengamankan lokasi sebelum Tim Inafis melakukan olah TKP.
Usai proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Mimika untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut sesuai prosedur.
Berdasarkan keterangan para saksi yang merupakan rekan kerja korban, sebelum kejadian korban sempat mengeluhkan sakit dan mengalami muntah-muntah saat berada di tempat kerja.
Rekan-rekannya kemudian berinisiatif mengantar korban untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun, sekitar pukul 16.43 WIT, saat dalam perjalanan menuju tempat berobat dan melintas di Jalan Hasanuddin, tepatnya di depan Diana Mart Timika, korban tiba-tiba melompat dari sepeda motor yang ditumpanginya.
Korban kemudian berlari mengejar sejumlah anak yang berada di pinggir jalan, memanjat pagar, lalu masuk ke area di sekitar lokasi.
Rekan-rekan korban bersama warga setempat berusaha mencari korban dengan memasuki area tersebut melalui pintu belakang.
Tak lama kemudian, korban ditemukan dalam posisi bersandar di tembok dengan mata dan mulut terbuka. Korban sempat dipindahkan mendekati pagar oleh warga.
Saksi lainnya juga membenarkan bahwa sebelum kejadian korban mengaku sedang sakit dan hendak dibawa berobat.
Hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Mimika di lokasi tidak menemukan adanya tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Selama proses olah TKP hingga evakuasi berlangsung, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
















