Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Speed Boat Bermuatan Apel Berhasil Dievakuasi, Operasi SAR Timika-Asmat Diusulkan Ditutup

×

Speed Boat Bermuatan Apel Berhasil Dievakuasi, Operasi SAR Timika-Asmat Diusulkan Ditutup

Sebarkan artikel ini
Salah satu penumpang Speedboat yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan (Foto: Istimewa)

Speed boat bermuatan buah apel yang sempat hilang kontak di perairan Timika–Asmat akhirnya berhasil dievakuasi, (Foto: Istimewa).

Timika, Torangbisa.com – Proses evakuasi speed boat bermuatan buah apel beserta satu orang penumpangnya yang sempat hilang kontak di perairan Timika–Asmat akhirnya berhasil diselesaikan oleh Tim SAR gabungan bersama pihak keluarga korban.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Evakuasi dilakukan pada Sabtu sore (06/06/2026) dari kapal ikan yang menemukan speed boat tersebut menuju Dermaga SAR Timika. Korban yang berada di dalam speed boat berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga yang turut membantu proses evakuasi.

Keberhasilan operasi ini menjadi kabar menggembirakan setelah sebelumnya speed boat bermuatan apel dengan Person On Board (POB) satu orang dilaporkan hilang kontak saat berlayar di perairan Timika–Asmat.

Dengan telah selesainya proses evakuasi serta penyerahan korban kepada keluarga, Operasi SAR terhadap insiden tersebut diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dalam pencarian dan penyelamatan akan dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Tim SAR menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, termasuk keluarga korban, nelayan, serta unsur SAR gabungan yang bekerja sama dalam upaya pencarian hingga proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Peristiwa

Wamena, Torangbisa.com – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya, Batalyon B Satbrimobda Papua dan Satgas Koops TNI Habema bergerak cepat menindaklanjuti dugaan pembunuhan terhadap seorang sopir kendaraan lajur rute Wamena–Mbua berinisial AS (41) di kawasan Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026).