Timika, Torangbisa.com – Ketua DKM Masjid Al Fattaah BTN Bumi Kamoro Indah, Abdul Syakir, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan kembali dipertemukan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Pada malam pertama pelaksanaan Salat Tarawih, jamaah tampak memadati masjid hingga lantai atas dan bawah penuh oleh umat yang antusias beribadah.
“Alhamdulillah, kami dari DKM Masjid Al Fattaah Bumi Kamoro Indah mengucapkan Marhaban ya Ramadan. Selamat datang tamu agung, tamu istimewa, tamu penuh berkah. Kita semua masih dipertemukan oleh Allah SWT dengan umur panjang dan nikmat sehat sehingga dapat menjalani ibadah di bulan suci ini,” ujar Abdul.
Ia mengungkapkan, pada malam pertama Ramadan, pelaksanaan Salat Tarawih berjalan lancar dengan jumlah jamaah yang membeludak. Hal ini menjadi bukti tingginya semangat umat Muslim dalam menyambut Ramadan tahun ini.
Dalam rangka menyemarakkan Ramadan, DKM Masjid Al Fattaah mengusung tema “Semarak Ramadan 1447 Hijriah Bersama DKM Masjid Al Fattaah Bumi Kamoro Indah” dengan sejumlah program unggulan selama 30 hari ke depan.
Program pertama adalah pelaksanaan Salat Tarawih berjamaah setiap malam yang didahului dengan THR (Tausia Hikmah Ramadan), yakni ceramah singkat sebelum salat Tarawih.
Selain itu, terdapat program KURMA (Kultum Ramadan) yang dilaksanakan setelah Salat Subuh, berupa motivasi dan ceramah singkat bagi jamaah untuk menambah wawasan keislaman dan semangat beribadah.
DKM juga menggelar Ramadan Ceria bersama Ikatan Remaja Masjid Al Fattaah yang diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja tingkat SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ini akan diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan islami guna membentuk karakter generasi muda.
Tak hanya itu, setiap hari menjelang waktu berbuka puasa, pengurus masjid menyediakan takjil dan buka puasa bersama bagi kaum Muslimin dan Muslimat, khususnya warga BTN Bumi Kamoro Indah serta masyarakat yang singgah di masjid.
Program Tadarus Al-Qur’an juga dilaksanakan rutin, baik ba’da Asar maupun ba’da Tarawih. Ba’da Asar diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja, sementara ba’da Tarawih untuk masyarakat umum.
Dalam bidang sosial, DKM menghadirkan program Berbagi Cinta, berupa pembagian bingkisan Lebaran, serta membuka layanan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) untuk menerima dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari jamaah.
Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, masjid akan menggelar iktikaf dan sahur bersama, dimulai dengan salat malam pada pukul 02.00 WIT, dilanjutkan sahur bersama hingga Salat Subuh.
Menariknya, sebagai wujud toleransi antarumat beragama, pengamanan selama pelaksanaan Salat Tarawih di Masjid Al Fattaah turut dibantu oleh saudara-saudara dari umat Nasrani.
“Ini adalah bentuk toleransi dan kebersamaan kita. Kita harus saling berdampingan dan mendukung satu sama lain, khususnya dalam menyukseskan kegiatan bulan suci Ramadan,” ungkap Abdul.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Ramadan 1447 Hijriah sebagai Ramadan terbaik dalam hidup.
“Marilah kita jadikan Ramadan ini seolah-olah sebagai Ramadan terakhir kita, sehingga kita dapat beribadah dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan,” tutupnya.















