Timika, Torangbisa.com – Kegiatan Clean Friday yang menjadi program Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun yang menyasar kampung dan kelurahan di Distrik Wania mengapat respon positif dari masyarakat.
Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menyebut tingkat partisipasi warga sangat tinggi dan patut diapresiasi.
Menurut Merlyn, fokus gotong royong dilakukan di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan SPBU Nawaripi hingga perempatan lampu merah SP1 dan SP4, serta daerah aliran sungai (DAS) di samping Gereja Advent.
“Secara keseluruhan, pembersihan dilakukan di seluruh kampung dan kelurahan. Volume sampah paling banyak berasal dari DAS,” ujarnya.
Berdasarkan laporan masing-masing wilayah, sebanyak kurang lebih 440 kantong sampah berhasil dikumpulkan dan dibuang sesuai prosedur yang berlaku. Capaian ini dinilai mencerminkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan yang semakin meningkat.
Merlyn menambahkan, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Dukungan serta publikasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika turut memperkuat penyebarluasan informasi, sehingga masyarakat mengetahui, memahami, dan terdorong untuk berpartisipasi aktif.
“Namun yang lebih penting dari sekadar angka adalah perubahan perilaku. Clean Friday bukan kegiatan bersih-bersih sesaat, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.
Ke depan, Distrik Wania berkomitmen memperkuat koordinasi dengan kampung, kelurahan, dan perangkat daerah terkait agar pengelolaan sampah lebih sistematis, berkelanjutan, dan terukur.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Wania yang telah menunjukkan kepedulian nyata. Ini fondasi kuat untuk membangun Distrik Wania yang lebih tertib, sehat, dan bermartabat,” pungkas Merlyn.











