Timika, Torangbisa.com – Kepala Distrik Kuala Kencana, Yemi Gobay, memaparkan perkembangan kegiatan fisik dan non-fisik di wilayahnya untuk tahun anggaran 2026. Hal tersebut disampaikan saat ditemui di Kantor Distrik Kuala Kencana, Jumat (13/02/2026).
Yemi Gobay menjelaskan, pada tahun 2026 pihaknya telah menjalankan sejumlah kegiatan yang dilimpahkan dari dinas terkait kepada Distrik Kuala Kencana, khususnya di bidang kebersihan lingkungan dan penanganan infrastruktur dasar seperti jalan.
“Kami sudah menjalankan kegiatan yang dilimpahkan dari dinas kepada distrik, terutama menyangkut kebersihan dan kondisi jalan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, terdapat delapan titik pekerjaan yang menjadi fokus penanganan di wilayah Distrik Kuala Kencana. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, pihaknya telah menunjuk delapan perusahaan (CV) sebagai pihak ketiga, dan seluruhnya telah mulai bekerja di lapangan.
Meski Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026 belum sepenuhnya dibagikan, Yemi menegaskan bahwa sebagai kepala wilayah ia mengambil kebijakan agar kegiatan tetap berjalan.
“Walaupun DPA anggaran 2026 belum dibagikan, kami sementara menggunakan DPA bayangan agar kegiatan bisa segera berjalan. Sebagai kepala wilayah, saya harus ambil kebijakan supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” tegasnya.
Dalam hal kebersihan, Yemi berharap setelah adanya pengalihan kewenangan, persoalan sampah di Kuala Kencana dapat tertangani secara maksimal. Ia ingin wilayah Kuala Kencana menjadi kawasan yang bersih dan ramah lingkungan.
“Harapan saya, khususnya terkait kebersihan lingkungan dan sampah, setelah pengalihan ini semuanya bisa teratasi, supaya Kuala Kencana menjadi wilayah yang ramah lingkungan,” katanya.
Selain itu, ia juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika agar memperhatikan luas wilayah kerja Distrik Kuala Kencana dalam penentuan anggaran. Menurutnya, distrik tersebut memiliki wilayah yang cukup besar, meliputi dua kelurahan dan delapan kampung.
“Kalau wilayah kerja sudah besar, maka anggaran juga harus disesuaikan. Jangan hanya patuh pada anggaran yang ada, tetapi lihat kebutuhan dan luas wilayah,” ujarnya.
Ia menambahkan, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang belum terakomodir dalam program sebelumnya. Selama ini, penanganan baru dilakukan pada jalan utama dua jalur, sementara jalan-jalan lain masih membutuhkan perhatian.
Sebagai Kepala Distrik, Yemi Gobay berharap ke depan dukungan anggaran dapat ditingkatkan agar pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kuala Kencana dapat berjalan lebih maksimal.











