Politik

Jelang Ramadan dan Imlek, Masyarakat Diminta Jaga Kamtibmas, Adrian: Kamtibmas Tanggungjawab Bersama

×

Jelang Ramadan dan Imlek, Masyarakat Diminta Jaga Kamtibmas, Adrian: Kamtibmas Tanggungjawab Bersama

Sebarkan artikel ini
Sekertaris Komisi II DPRK Mimika, Adrian Andika Thie (foto: Riki Lodar/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Ketua Fraksi PDI-Perjuangan, DPRD Mimika, Adrian Andika Thie, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang bulan Ramadan dan perayaan Tahun Baru Imlek yang akan berlangsung pekan depan.

Menurutnya, momen hari besar keagamaan ini harus menjadi ajang mempererat persaudaraan, bukan justru memunculkan konflik yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Terkait kamtibmas di Kabupaten Mimika menjelang bulan puasa dan minggu depan ada perayaan Tahun Baru Imlek, mari kita bersama-sama, setiap individu yang ada di Mimika saling menjaga. Jangan Mimika ini selalu diwarnai konflik dan persoalan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa menjaga kerukunan antarumat beragama agar situasi tetap aman dan kondusif sangat penting.

Sebab menurutnya, dengan kondisi yang aman, aktivitas masyarakat seperti anak-anak bersekolah maupun warga yang bekerja dapat berjalan tanpa gangguan.

“Kita jaga bagaimana kerukunan umat beragama di Kabupaten Mimika supaya Mimika ini lebih aman dan nyaman, sehingga aktivitas kita tidak terganggu,” tambahnya.

Adrian juga mengajak seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, ASN hingga masyarakat umum, untuk memiliki rasa tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan daerah.

“Masalah keamanan bukan hanya tanggung jawab segelintir orang saja, tetapi semua pihak mempunyai tanggung jawab yang sama untuk menjaga,” tegasnya.

Ia turut menyinggung sejumlah persoalan kamtibmas yang sempat terjadi, seperti konflik di Kwamki Narama, Kapiraya, hingga kasus begal.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan mengedepankan dialog serta persaudaraan dalam menyelesaikan persoalan.

“Mulai dari konflik Kwamki Narama, Kapiraya, sampai masalah begal dan sebagainya, mari kita himbau kepada semua untuk tetap menjaga Kabupaten Mimika ini bersama-sama,” pungkasnya.

Politik

Timika, Torangbisa.com – Sejak akhir desember 2025 lalu masa bakti para kepala kampung di Mimika berakhir, dan hingga saat ini terjadi kekosongan jabatan, menanggapi hal tersebut Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas meminta kepada Bupati Mimika untuk melakukan evaluasi dan dilanjutkan dengan pengukuhan sehingga tidak terjadi kekosongan kepemimpinan ditingkat kampung.