Sosial

Kansar Timika Perkuat Kesiapsiagaan SAR, Targetkan Naik Status Jadi Kantor Tipe A

×

Kansar Timika Perkuat Kesiapsiagaan SAR, Targetkan Naik Status Jadi Kantor Tipe A

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M (foto: Nando/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Timika terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan operasi Search and Rescue (SAR) di wilayah Papua Tengah yang dikenal memiliki karakteristik medan berat dan tantangan keamanan tinggi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M, saat ditemui di Kantor Basarnas Timika, Kamis (5/2/2026).

Diketahui saat ini Kantor SAR Timiika memiliki jumlah personil sebanyak 103 Orang, 4 orang struktur organisasi, 3 orang administrasi, 4 orang komunikas, 2 orang media, 1 orang , Humas, 11 orang ABK, Rescuer: 38 orang, PPPK: 2 orang dan jumlah PNS/CPNS/PPPK: 75 orang, Honorer (satpam-pramubakti): 28 orang

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Dengan jumlah personel yang ada, kami terus berupaya maksimal dalam melayani operasi SAR, meski tantangan wilayah kerja sangat luas,” ujarnya.

Diklat dan Keahlian SAR Lengkap, Kansar Timika juga memiliki personel dengan berbagai spesialisasi dan sertifikasi SAR, di antaranya: Sar Mission Coordinator (SMC): 3 orang, SAR Planning: 5 orang, Instruktur: 6 orang, Medical First Responder (MFR): 7 orang, Water Rescue: 6 orang, Under Water Rescue: 12 orang, High Angle Rescue Techniques (HART): 10 orang, Jungle Rescue: 4 orang, Helicopter Rescue: 3 orang, Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR): 3 orang, Confined Space Rescue (CSR): 4 orang. Keahlian ini menjadi modal penting dalam menghadapi operasi penyelamatan di laut, pegunungan, sungai, hingga hutan belantara Papua.

Wilayah Kerja Sangat Luas, Kantor SAR Timika membawahi sejumlah distrik dan kabupaten dengan cakupan wilayah ribuan kilometer persegi, seperti, Mimika: 1.509,48 km², Tembagapura: 2.586,86 km², Mimika Barat Jauh: 2.485,89 km², Mimika Timur Jauh: 2.035,36 km², Agimuga: 2.198,56 km², Jila: 1.962,37 km²
Wilayah tersebut mencakup area terpencil dengan akses terbatas.

Dalam mendukung operasional, Kansar Timika memiliki sejumlah sarana, Kansar Timika mempunyai Truck personel: 6 unit (Timika dan Kaimana), Truck compartemen: 1 unit, Rescue car: 5 unit. sementara untuk sarana laut, Rescue Boat 217: 1 unit, Speedboat 12 meter: 2 unit, Rigid Inflatable Boat: 4 unit (Timika, Kaimana, Asmat). Kemudian untuk sarana udara, berupa Drone DJI Mavic 3 Enterprise: 3 unit.
Permasalahan yang Masih Dihadapi.

I Wayan Suyatna juga mengungkapkan bahwa , meski terus berkembang, Kansar Timika masih menghadapi sejumlah kendala serius, seperti, personel belum memadai, Alutsista SAR sudah berusia lama dan kurang sesuai karakter wilayah Papua, Minimnya alat pemancar komunikasi (Repeater), Sarana dermaga SAR perlu pengembangan.

Timika merupakan tempat transit wilayah pegunungan ke Timika dengan jalur penerbangan yg sibuk sehingga sering terjadi kecelakan pesawat dan untuk wilayah pegunungan di papua akses paling dekat dan mudah melalui Timika .

Timika merupakan sumber logistik bagi provinsi pegunungan dan pesisir laut seperti Papua Selatan dan Papua Barat sehingga jalur transportasi laut cukup tinggi mengakibatkan tingginya kecelakaan pelayaran
Contohnya : hilangnya kapal LCT Cita XX karena membawa logistik dari Timika ke Yahukimo Provinsi Pegunungan.
Serta Terdapat wilayah kerja dalam Operasi SAR masuk kategori merah/hitam akibat gangguan keamanan KKB.

ia berharap, dengan beban kerja yang tinggi dan cakupan wilayah luas, Kansar Timika berharap dapat ditingkatkan menjadi kantor tipe A, sehingga dukungan personel dan peralatan dapat lebih maksimal.

“Kami berharap Kantor SAR Timika dapat naik menjadi tipe A agar pelayanan SAR semakin optimal bagi masyarakat Papua Tengah,” tutup I Wayan Suyatna.