Timika, Torangbisa.com – Satuan Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.
Berbagai latihan kemampuan rutin dilaksanakan, termasuk latihan bela diri, guna memastikan seluruh personel mampu menjalankan tugas secara profesional, prosedural, serta mengedepankan penegakan hukum yang tegas dan terukur, Selasa (3/2/2026).
Danyon Brimob B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, Kompol Unisimus Umbu Sairo, S.I.K, mengatakan bahwa Brimob tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Mimika.
“Segala kemampuan Brimob kita latih agar dalam melaksanakan tugas betul-betul profesional dan terukur. Tidak ada waktu, tempat, dan ruang bagi pelaku kejahatan,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga telah melakukan pemetaan tingkat kerawanan di Kota Timika. Dari hasil mapping tersebut, terdapat 18 titik rawan yang telah dikantongi berdasarkan laporan masyarakat, pengaduan, serta evaluasi internal kepolisian.
Beberapa titik yang masuk dalam kategori rawan di antaranya wilayah Jalan Kwamki hingga SP2, kawasan pusat kota, serta daerah Patimura.
Kompol Unisimus menyampaikan bahwa Brimob siap memberikan dukungan penuh kepada Polres Mimika maupun jajaran Polsek demi menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Kami backup penuh Polres dan Polsek untuk menciptakan rasa aman. Ini sejalan dengan harapan Bupati agar Mimika menjadi rumah kita yang aman, damai, dan cinta damai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada pihak-pihak yang mengganggu ketertiban umum, termasuk para pemabuk yang kerap membuat onar di jalanan.
Sementara itu, kondisi keamanan di wilayah Kwamki kini dinyatakan mulai pulih dan kondusif. Aktivitas masyarakat kembali berjalan normal, mulai dari anak-anak yang bersekolah, warga yang berjualan, hingga kegiatan keagamaan.
“Sekarang Kwamki sudah aman. Tidak ada lagi rasa takut. Semua aktivitas berjalan lancar, termasuk kegiatan berkebun, jualan, dan ibadah,” jelasnya.
Meski demikian, personel Brimob masih tetap disiagakan di wilayah tersebut hingga situasi benar-benar stabil sepenuhnya, termasuk menunggu kesiapan masyarakat dalam pelaksanaan upacara adat.
“Kehadiran Brimob betul-betul untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Kalau sudah benar-benar aman, baru kita tinggalkan,” tutup Kompol Unisimus.
Dengan langkah latihan intensif dan pemetaan kerawanan ini, Brimob Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Mimika demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.














