Religi

Tarhib Ramadan 1447H, DMI Dan IKDMI bergandengan tangan bersama BAZNAZ Dan PHBI

×

Tarhib Ramadan 1447H, DMI Dan IKDMI bergandengan tangan bersama BAZNAZ Dan PHBI

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRK Mimika, Hj Rampeani Rachman, Ketua DMI Kabupaten Mimika, KH. Abd. Muthalib Elwahan, Ketua Baznaz Timika H. Juma Aziz, Suasana rapat (Foto : Yani/Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika terus mematangkan persiapan pelaksanaan Tarhib Ramadan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRK Kabupaten Mimika, Hj. Rampeani Rachman, usai menghadiri pertemuan persiapan yang berlangsung di Restoran Front One Timika, Rabu (28/01/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Hj. Rampeani menjelaskan, Tarhib Ramadan merupakan program rutin DMI bersama Ikatan Dai Masjid Indonesia (IKDMI) yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penyambutan bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi kinerja para khatib dan pengurus masjid (DKM) dalam menjalankan tugas pokoknya, baik saat pelaksanaan Salat Jumat maupun selama 30 hari ibadah Ramadan.

“Melalui Tarhib Ramadan, DMI dan IKDMI memberikan penguatan serta penyegaran kepada seluruh khatib dan DKM sebelum memasuki bulan suci Ramadan, agar pelaksanaan ibadah dan pelayanan umat berjalan lebih baik,” ujar Hj. Rampeani.

Dalam persiapan Tarhib Ramadan tersebut, DMI turut melibatkan sejumlah pihak strategis, di antaranya Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI), Baznas, serta Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama.

Kehadiran Bimas Islam dinilai penting karena menjadi payung seluruh organisasi kemasyarakatan Islam di bawah Kementerian Agama.

“PHBI kami libatkan karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan Hari Besar Islam, khususnya Idul Fitri yang menjadi penutup rangkaian ibadah Ramadan. Sementara Baznas memiliki tugas pokok dalam pengelolaan zakat fitrah, mulai dari pengumpulan, penyaluran hingga pelaporan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara DMI, DKM, PHBI, dan Baznas sangat diperlukan agar seluruh rangkaian ibadah Ramadan hingga Idul Fitri dapat berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Hj. Rampeani menekankan pentingnya peran DMI dalam menjaga kedisiplinan dan keseragaman pelaksanaan ibadah di masjid, mulai dari materi khutbah, tema ceramah, hingga pengaturan waktu dan tata suara azan.

Hal ini dilakukan untuk menjaga suasana kondusif di Kabupaten Mimika yang dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi tinggi dan peraih Harmony Award.

“Sebagai mitra pemerintah daerah, ormas Islam memiliki tanggung jawab moral dan administratif, apalagi sebagian mendapatkan dukungan hibah dari pemerintah. Oleh karena itu, akuntabilitas dan kualitas pelayanan umat harus terus ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten Mimika, KH. Abd. Muthalib Elwahan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pihak dalam pertemuan ketiga persiapan Tarhib Ramadan tersebut.

Ia berharap, pada pertemuan lanjutan yang dijadwalkan pada 10 Februari mendatang, seluruh masukan dari Bimas Islam dan ormas Islam dapat disatukan demi suksesnya pelaksanaan Tarhib Ramadan.

“Kami ingin merangkul seluruh ormas Islam dalam semangat kebersamaan menuju ridha Allah SWT. Selain itu, Tarhib Ramadan ini juga menjadi sarana untuk menenangkan dan memperkuat harmoni antarumat beragama di Kabupaten Mimika,” ungkapnya.

KH. Abd. Muthalib Elwahan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk umat non-Muslim, untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan sebagaimana filosofi daerah Mimika, Eme Neme Yauware bersatu dan bersaudara untuk membangun Mimika.

“Semoga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk, sekaligus tetap menjaga kerukunan dan kedamaian bersama seluruh umat beragama di Kabupaten Mimika,” pungkasnya.