Peristiwa

Satgas Koops TNI Habema Rebut Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

×

Satgas Koops TNI Habema Rebut Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

Sebarkan artikel ini
Sejumlah barang bukti yang diamankan TNI saat menguasai markas OPM di Yahukimo (istimewa)

Yahukimo, Torangbisa.com — Satgas Koops TNI Habema berhasil merebut markas utama OPM Kodap XVI Yahukimo dalam patroli keamanan di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (22/1/2026).

Patroli keamanan yang dimulai sejak Rabu malam (21/1/2026) tersebut dilaksanakan untuk menindak lanjuti ancaman kelompok separatis bersenjata OPM yang selama ini mengganggu stabilitas kemanan di kawasan Jalan Gunung Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo termasuk penembakan terhadap pesawat, penembakan kendaraan aparat, pembakaran sekolah dan penembakan terhadap warga sipil.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam pelaksanaan patroli, Satgas melakukan infiltrasi ke Markas Sisibia dan Markas Yalenang. Pada Kamis dini hari, pasukan terlibat kontak tembak dengan kelompok OPM yang sedang berpatroli.

Dari hasil kontak tersebut beberapa anggota OPM Kodap XVI/Yahukimo dilaporkan tewas, yang salah satunya merupakan tokoh penting dan beberapa pucuk senjata api berhasil diamankan, selain itu Satgas juga menemukan Amunisi, puluhan selongsong, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, dan dokumen TPNPB Kodap XVI/Yahukimo.

Selanjutnya, Satgas berhasil menguasai Markas Sisibia dan Markas Yalenang.

Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., menyatakan bahwa keberhasilan patroli keamanan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

“Keberhasilan merebut dua markas OPM Kodap XVI/Yahukimo ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI di medan operasi. Penguasaan Jalan Gunung menjadi langkah strategis untuk memutus ruang gerak dan jalur Logistik OPM serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo,” tegasnya.

Berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, patroli keamanan tersebut berjalan aman dan terkendali, selanjutnya diharapkan mampu melemahkan kekuatan OPM dan meningkatkan rasa aman di wilayah Yahukimo.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Pihak Helena Beanal yang merupakan anak kandung dari Almarhum Dominikus Beanal didampingi kuasa hukumnya mendatangi depan Kantor PT Petrosea, Timika, Rabu (14/1/2026), untuk mempertanyakan dasar hukum penerimaan uang ganti rugi pembangunan Bundaran Petrosea yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp 19 miliar.