Peristiwa

KM Putra Siantan Tenggelam di Perairan Timika, 12 Penumpang Selamat, 1 Masih Dicari Tim SAR

×

KM Putra Siantan Tenggelam di Perairan Timika, 12 Penumpang Selamat, 1 Masih Dicari Tim SAR

Sebarkan artikel ini
Tim SAR saat bertolak dari pelabuhan SAR menuju lokasi pencarian KM Siantan (foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Kapal Motor (KM) Putra Siantan dilaporkan tenggelam di perairan Timika pada Senin malam (19/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIT. Kapal yang berangkat dari Dobo menuju Timika tersebut mengangkut 13 orang penumpang.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 12 orang berhasil diselamatkan oleh KRI Banjarmasin yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Sementara satu orang penumpang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Menerima laporan kejadian itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, S.E., langsung mengerahkan tim SAR gabungan pada Selasa pagi (20/1/2026).

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Timika, TNI Angkatan Laut, serta Polairud Timika diberangkatkan menggunakan kapal Rescue Boat (RB) 217 untuk melakukan pencarian terhadap satu korban yang masih hilang di perairan Timika.

“Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi tenggelamnya kapal,” ujar Charles Batlajery.

Pihak SAR mengimbau masyarakat dan pengguna transportasi laut agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan laut.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Pihak Helena Beanal yang merupakan anak kandung dari Almarhum Dominikus Beanal didampingi kuasa hukumnya mendatangi depan Kantor PT Petrosea, Timika, Rabu (14/1/2026), untuk mempertanyakan dasar hukum penerimaan uang ganti rugi pembangunan Bundaran Petrosea yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp 19 miliar.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SD Negeri Inauga yang berlokasi di Jalan Budi Utomo Ujung, Kabupaten Mimika, kembali terhenti akibat aksi pemalangan yang terjadi pada Rabu (14/1/2026) pagi.