TIMIKA, Torangbisa.com – Menjelang perdamaian antara kedua kelompok yang bertikai di Kwamki Narama yang dijadwalkan pada hari senin mendatang, pihak kepolisian lebih intens lagi dalam situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan, pengamanan di wilayah Kwamki akan terus dilakukan hingga hari pelaksanaan perdamaian.
Personel kepolisian tetap disiagakan di lokasi, disertai patroli dialogis serta penempatan anggota di pos-pos pengamanan yang telah ditentukan.
“Sampai dengan hari H perdamaian, kami tetap menjaga personel di sana. Kami juga melaksanakan patroli dialogis dan menempatkan anggota di pos-pos yang sudah ditentukan,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Kwamki, agar tidak membawa senjata tajam, panah, maupun alat berbahaya lainnya.
Jika masih ada warga yang memilikinya, diharapkan dapat menyerahkan kepada aparat keamanan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Harapan kami, masyarakat tidak membawa sajam. Apabila masih ada, silakan diserahkan kepada kami demi keamanan bersama agar tidak menimbulkan dampak kamtibmas menjelang perdamaian,” tegasnya.
Terkait penanganan konflik, Kapolres mengungkapkan bahwa aparat telah mengamankan hampir 30 orang yang terlibat dalam konflik tersebut.
Rinciannya, 10 orang diamankan hari ini, 16 orang pada hari sebelumnya, dan dua orang pada tahap awal.
“Khusus masyarakat yang terlibat dalam konflik perang, sesuai kesepakatan bersama, tidak dilakukan proses hukum, melainkan pembinaan. Namun apabila terdapat kasus lain di luar konflik, kami tetap menerapkan tindakan hukum sesuai hukum positif,” jelasnya.
Menjawab pertanyaan terkait kelonggaran pengamanan, AKBP Billyandha menegaskan bahwa tidak ada pengurangan kekuatan personel. Aparat tetap siaga penuh di lapangan, dengan pendekatan persuasif melalui patroli dialogis.
“Tidak ada kelonggaran. Pasukan tetap standby dengan kekuatan penuh. Kami mengedepankan pendekatan dialogis agar situasi tetap aman dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” tutup Kapolres.














