Peristiwa

300 Personil Gabungan Amankan Aksi Demo FRP Mimika

×

300 Personil Gabungan Amankan Aksi Demo FRP Mimika

Sebarkan artikel ini
Suasana apel 300 personel gabungan TNI-Polri dalam mengamankan aksi dalam FRP di Gedung DPRK (foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Sebanyak 300 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi demonstrasi damai yang digelar Front Rakyat Papua (FRP) Timika di Kantor DPRK Mimika, Selasa (7/4/2026).

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan guna memastikan aksi berlangsung aman, tertib, serta tidak mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Kami melibatkan personel gabungan dari TNI, Brimob Yon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, dan Polres Mimika dengan total 300 personel,” ujarnya usai memimpin apel pengamanan.

Ratusan personel tersebut disiagakan di sejumlah titik strategis yang menjadi lokasi kumpul massa aksi, di antaranya Bundaran SP 2, Bundaran Kelly Kwalik (Timika Indah), Pasar Lama, serta Gereja Bahtera Kwamki Baru.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan DPRK Mimika untuk memastikan adanya perwakilan yang menerima aspirasi dari massa aksi.

“Kami sudah berkoordinasi agar ada perwakilan DPRK yang menerima aspirasi para pendemo,” jelasnya.

Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan terkait rencana aksi tersebut. Namun, secara administratif, penyelenggara belum memenuhi ketentuan sesuai aturan kepolisian.

“Sesuai ketentuan, pemberitahuan paling lambat H-3 dan harus mencantumkan koordinator lapangan untuk setiap 100 massa. Karena belum memenuhi persyaratan, kami tidak menerbitkan STTP. Meski demikian, kami tetap memberikan pelayanan dan pengamanan,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau seluruh personel untuk mengedepankan pendekatan humanis selama pengamanan berlangsung, sekaligus mendorong terciptanya dialog antara massa aksi dan pihak DPRK Mimika.

“Kami berupaya memfasilitasi audiensi agar aspirasi dapat disampaikan langsung. Jangan sampai aksi berkembang ke hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Seorang wanita berinisial BM ditemukan tewas dalam posisi gantung diri di Jalan Nawaripi Dalam, belakang Sekolah Kalam Kudus, Distrik Wania, pada Kamis (02/4/2026) sekitar pukul 07.20 WIT.