Timika, Torangbisa.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Abdul Syakir, menyampaikan bahwa kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi yang dilaksanakan di Aula SD At-Taqwa, Jalan Pattimura, Timika, diikuti oleh seluruh jemaah haji Kabupaten Mimika tahun 2026 atau 1447 Hijriah.
Menurut Abdul, pada awalnya jumlah jemaah haji Kabupaten Mimika yang tercatat mencapai sekitar 128 orang dan telah melunasi biaya haji sehingga dinyatakan siap berangkat.
“Namun dalam perjalanannya terjadi beberapa perubahan. Dari 128 jemaah tersebut, satu orang meninggal dunia dan tujuh orang melakukan mutasi keluar mengikuti daerah asal atau kampung halamannya,” jelasnya.
Selain itu, terdapat pula mutasi masuk dari daerah lain. Abdul menyebutkan, satu orang jemaah dari Kabupaten Bitung, Sulawesi Utara, tercatat masuk dan bergabung dengan jemaah Kabupaten Mimika.
“Jadi total jemaah yang akan mengikuti manasik haji sekaligus yang insya Allah berangkat dari Kabupaten Mimika berjumlah 120 orang,” ujarnya.
Ia berharap melalui pelaksanaan Manasik Haji Terintegrasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia ini, seluruh jemaah dapat mengikuti setiap tahapan bimbingan dengan sungguh-sungguh.
“Kami berharap seluruh jemaah bisa mendapatkan ilmu, pengetahuan, dan wawasan yang cukup tentang ibadah haji, mulai dari proses penyelenggaraan hingga pelaksanaan di Tanah Suci,” katanya.
Selain itu, Abdul juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan menumbuhkan rasa kebersamaan antarjemaah selama mengikuti manasik maupun saat pelaksanaan ibadah haji nantinya.
“Jemaah haji Kabupaten Mimika ini membawa nama baik daerah, sekaligus membawa nama baik bangsa dan negara Indonesia. Karena itu, kesehatan dan kebersamaan menjadi hal yang sangat penting,” pungkasnya.














